Wah Ternyata ada Pokemon Di Istana Negara

Pokemon Go memang belakangan ini menjadi viral diberbagai media, hal ini terjadi sejak dirilisnya game Pokemon Go pada tanggal 6 Juli 2016. Tidak butuh waktu lama untuk game ini menjadi aplikasi paling banyak diunduh, hanya dalam waktu 5 jam saja Pokemon Go berhasil menempati urutan pertama dalam daftar aplikasi paling banyak diunduh.


Pokemon Go sendiri adalah sebuah game yang menggabungkan antara gambar virtual dan gambar nyata. Game ini memang sangat menarik, dan memiliki display yang luar biasa. Namun tetap saja memiliki kelemahan atau bahkan kekurangan. Dalam game ini, Player harus menangkap monster pokemon. Monster Pokemon itu sendiri diletakkan secara random atau acak di sekitar player. Ini berarti letak pokemon bisa dimana saja, mungkin di tempat yang sepi, rampai, tempat umum atau bahkan tempat pemerintahan bahkan institusi militer.

Hal ini juga yang terjadi beberapa waktu lalu di Istana Presiden Joko Widodo, beredar foto terkait Pokemon mengunjungi Istana Presiden Joko Widodo. Tentu saja ini bukan Pokemon yang sebenarnya, tetapi menandakan bahwa ada orang di sekitar Istana Presidan yang memainkan Pokemon Go. Ini menandakan bahwa Pokemon Go tidak hanya digandrungi oleh anak-anak atau remaja saja, bahkan juga dimainkan oleh orang-orang dewasa dan mungkin Pejabat Pemerintahan. Tentu saja itu tidak menjadi masalah, asalkan tidak menganggu kinerja masing-masing.

Tapi belakangan muncul berita bahwa Pokemon Go diciptakan untuk menjadi alusita mata-mata. Entah ini benar atau tidak, tetapi ada saja pihak yang mempercayai hal ini. Ada kabar yang menyebutkan bahwa Pokemon Go didanai oleh salah satu Badan Intelijen di Amerika Serikat, meskipun kabar ini belum dipastikan kebenarannya, jika itu benar maka pasti akan menimbulkan banyak pertanyaan. Sedangkan setiap game online pasti memiliki server induk, demikian juga Pokemon Go. Game ini mengambil gambar keadaan nyata di sekitarnya, ini memungkinkan transfer data ke server induk. Jika memang ini adalah salah satu strategi Intelegen salah satu pihak, maka ini adalah cara yang sangat pintar. Terlebih  berhembus kabar bahwa Pokemon Go akan dirilis di 200 Negara di Dunia.

Namun demikian, permainan yang mengandalkan GPS atau peta online sebenarnya bukan hanya pokemon go karena banyak aplikasi seperti Peta atau Google Map, Street directory dll juga mengandalkan GPS atau peta yang ditangkap dari satelit sehingga boleh dibilang kita semua pun bisa “memata-matai” melalui berbagai aplikasi karena saat ini peta pun dilengkapi dengan tampilan asli jalan dan gedung.




1 Response to "Wah Ternyata ada Pokemon Di Istana Negara"

  1. menarik sekali artikel nya bergabung yu di Pokemon go Indonesia komunitas tempat saling berbagi cerita seru tentang pokemon go

    ReplyDelete